-
Pameran Komputer Bandung Kembali Digelar 22-26 Februari 2012
[caption id=”attachment_144481” align=”alignnone” width=”707” caption=”sumber: epaper PikiranRakyat”]
[/caption]Pameran Komputer Bandung “Trend Computer”
Digelar pada 22 hingga 26 Februari 2012 di Gedung Landmark, Jl. Braga No. 129 Bandung. Pameran dibuka pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB setiap hari. Pengunjung dapat mengunjungi pameran ini secara Gratis.
Nah, buat yang lagi cari komputer, laptop ataupun aksesoris komputer lainnya, jangan sampai terlewat event yang satu ini.
-
FJBB Ciptakan Forum Jual Beli Online yang Aman & Nyaman di Bandung
[caption id=”” align=”alignleft” width=”300” caption=”Kampanye FJBB “COD Bandung Only!”“]
[/caption]Bandung, (infobdg.com) - FJBB-infobdg (Forum Jual Beli Bandung) sebagai wadah berjualan online di bandung mencoba menciptakan atmosphere transaksi online yang aman dan nyaman antara Penjual dan Pembeli.
Sejak peluncuran percobaan (Sabtu, 11/2/2012), kini FJBB telah memiliki lebih dari 400 anggota. Hal ini membuat FJBB-infobdg optimis untuk terus mengembangkan fitur-fitur penunjang dalam rangka menciptakan kepercayaan terhadap transaksi online.
“Kami mencoba menciptakan budaya COD atau Cash on Delivery”, Kata Ciptadi, Account Executive Infobdg. Pria yang sering dipanggil Cipta ini menambahkan bahwa COD merupakan cara transaksi yang paling aman jika pembeli bertransaksi. COD juga menurutnya sebagai awal membangun kepercayaan antara penjual dan pembeli.
“Meski kadang merepotkan harus COD, tapi sebagai awal-awal membangun kepercayaan hal ini harus dan wajib dilakukan, terlebih jika penjual dan pembeli sesama di Bandung” tambah Erwin Nugrahanto, salah satu admin FJBB.
Meningkatnya transaksi online di Indonesia yang mencapai triliunan rupiah perbulannya membuat FJBB-infobdg optimis dapat menjadi wadah online bagi para penjual dan pembeli di Bandung.
Menurutnya Cipta, FJBB dapat memudahkan warga bandung yang ingin bertransaksi COD sesama Kota Bandung. Ketika disinggung mengenai perbedaan FJBB dengan forum jual beli lainnya, Cipta menjawab bahwa FJBB dibuat untuk penjual dan pembeli Bandung agar keduanya aman bertransaksi, namun tidak menutup kemungkinan penjual atau pembeli dari luar bandung juga menjadi anggota di FJBB.
“Ide awalnya supaya enak aja, kita tinggal search barang yang kita cari di FJBB, terus menghubungi penjual yang domisili di Bandung dan langsung bisa COD tanpa harus kirim-kirim”, ucapnya.
FJBB merupakan forum jual beli bandung yang dapat gunakan berjualan barang-barang tanpa harus keluar rumah, untuk menjadi anggota sangat mudah. Penjual atau pembeli cukup mendaftar secara gratis melalui website http://fjb.infobdg.com. Penjual dengan sangat mudah bisa langsung berjualan tanpa harus mengeluarkan biaya sepeserpun.
“Gak ada bayar-bayaran, Gratis kok. Langsung daftar aja dan langsung jualan saat itu juga”, ujar Aliv, Ketua Tim moderator FJBB.
Dengan terus mengedukasi dan mengkampanyekan “COD Bandung Only”, FJBB bertekad menjadi tempat aman dan nyaman berkumpulnya penjual dan pembeli di Bandung.
(wdy)
-
Bandung Akan Terus Diguyur Hujan Hingga Mei
Bandung - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan masih akan terjadi di Kota Bandung hingga Mei mendatang.
Staf Data dan Informasi BMKG Bandung Ani Hanifah mengatakan sejak Januari hingga Mei, Kota Bandung memang kemungkinan masih hujan. Sementara intensitas hujan diperkirakan baru akan menurun mulai Juli.
“Memang masih hujan sampai bulan Mei. Nah untuk bulan Juli dan Agustus hujan, hanya saja intensitasnya menurun,” jelas Ani Hanifah saat ditemui di kantornya, Senin (20/2/2012).
Cuaca Kota Bandung saat ini memang sedang tidak menentu dan banyak menimbulkan pertanyaan bagi warga awam. Namun menurut BMKG Kota Bandung, cuaca saat ini terbilang normal.
“Aneh cuaca saat ini, dari panas terik eh langsung hujan deras bahkan kadang ada petirnya,” jelas Herman salah seorang warga Regol.[jul]
sumber: inilah.com
-
Inilah Daftar Nominator Grammy Awards ke-54 Yang Akan di Gelar 12 February 2012
Grammy Awards ke 54 sudah siap digelar malam nanti pukul 8 waktu setempat. Bertempat di Staples Center, Los Angeles.
Dengan host LL Cool J, acara ini akan menampilkan serangkaian penampilan panggung spektakuler musisi papan atas yang disertai pengumuman pemenang yang berhasil membawa pulang gelar penyanyi terbaik tahun ini.
Siapa aja sih nominasinya?So far, Kanye West-lah peraih nominasi terbanyak di ajang ini.
Ada 7 nominasi yang berhasil dikantonginya, meski tidak termasuk Best Album dan Record of The Year. Sementara itu, berada di belakangnya ada Adele, Foo Fighters, dan Bruno Mars yang masing-masing mendapat 6 nominasi.Berikut ini adalah daftar nominasi untuk ajang Grammy Awards ke-54:
Record of The Year:
Rolling in The Deep â Adele
Holcene â Bon Iver
Grenade â Bruno Mars
The Cave â Mumford & SonsAlbum of The Year:
21 â Adele
Wasting Light â Foo Fighters
Born This Way â Lady Gaga
Doo-Wops&Hooligans â Bruno Mars
Loud â RihannaSong of The Year:
Rolling in The Deep â Adele
Holcene â Bon Iver
Grenade â Bruno Mars
The Cave â Mumford&Sons
All of The Lights â Kanye West ft Rihanna dan Kid CudiBest New Artist:
Skillex
Bon Iver
The Band Perry
Nicki Minaj
J.ColeBest Pop Solo Performance:
Someone Like You â Adele
You and I â Lady Gaga
Firework â Katy Perry
Grenade â Bruno Mars
F**kin Perfect â PinkBest Pop Duo/Group Performance:
Body and Soul â Tony Bennett ft Amy Winehouse
Dearest â The Black Keys
Paradise â Coldplay
Pumped Up Kicks â Foster The People
Moves Like Jagger â Maroon 5 ft Christina AguileraBest Pop Vocal Album:
21 â Adele
The Lady Killer â Cee-Lo Green
Born This Way â Lady Gaga
Doo-Wops&Hooligans â Bruno Mars
Loud â RihannaBest Alternative Music Album:
Bon Iver â Bon Iver
Codes and Keys â Death Cab for Cutie
Torches â Foster The People
Cicuital â My Morning Jacket
The King of Limbs - RadioheadBest R&B Album:
F.A.M.E â Chris Brown
Second Chance â El DeBarge
Love Letter â R. Kelly
Pieces of Me â Ledisi
Kelly â Kelly PriceBest Rap/Sung Collaboration:
Party â Beyonce Knowles ft Andre 3000
Iâm on One - DJ Khaled ft. Rick Ross, Drake and Lil Wayne
I Need a Doctor - Dr. Dre ft. Eminem and Skylar Grey
Whatâs My Name? â Rihanna ft Drake
Motivation â Kelly Rowland ft Lil Wayne
All of The Lights â Kanye West ft Rihanna, Kid Cudi and FergieBest Rap Song:
All of The Lights â Kanye West ft Rihanna, Kid Cudi dan Fergie
Black and Yellow â Wiz Khalifa
I Need a Doctor - Dr. Dre ft. Eminem and Skylar Grey
Look at Me Now â Chris Brown ft Busta Rhymes and Lil WayneBest Rap Album:
Watch The Throne â Jay-Z and Kanye West
Tha Carter IV â Lil Wayne
Lasers â Lupe Fiasco
Pink Friday â Nicky Minaj
My Beautiful Dark Twisted Fantasy â Kanye WestBest Country Album:
My Kinda Party â Jason Aldean
Chief â Eric Church
Own The Night â Lady Antebellum
Red River Blue â Blake Shelton
Here For A Good Time â George Strait
Speak Now â Taylor Swift -
Siapa bilang Bandung itu “kota kembang”?
Bandung - Taman identik dengan kembang alias bunga. Julukan Bandung sebagai “kota kembang” mungkin tidak asing lagi bagi warga asli kota Bandung, bahkan bagi para wisatawan dari luar kota Bandung. Namun apabila melihat dari jumlah taman kota yang terdapat di kota Bandung sungguh sangat memprihatinkan.
Idealnya sebuah kota yang sehat mempunyai 30% areal hijau di dalam kotanya, sedangkan kota Bandung hanya mencapai tidak kurang dari 8% areal hijau.
Pertanyaan selanjutnya adalah “dimana sebenarnya kembang-kembang itu berada sehingga Bandung dijuluki kota kembang?”. Lucunya para wisatawan sering bilang begini, “pantes Bandung dijuluki kota kembang, banyak penjual bunga di malam minggu di setiap perempatan Dago. Whalah, kota kembang ternyata hanya dikaitkan dengan penjual bunga dadakan dan hanya seminggu sekali itu. Lalu dimana kembangnya? apakah di toko bunga? atau di Cihideung sana yang memang tempat pertanian bunga?. Kemungkinan lainnya adalah mungkin saja kembang yang dimaksud itu bukan kembang sungguhan, alias kembang dengan makna lain. Mungkinkah kembang yang dimaksud itu adalah mojang Priangan? yang tenar seantero Indonesia itu dengan predikat baik dan buruknya?.
Fakta yang menunjukkan bahwa pada mulanya gelar Bandung kota kembang memang sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan kembang atau bunga dalam arti sebenarnya. Pada awalnya pertama kali orang menghubung-hubungkan “kembang” dengan Bandung, rasanya di kota ini baru ada satu taman bunga. Pertanyaan yang muncul di awal kemudian muncul kembali, dimana sebenarnya letak kembang di kota Bandung?. Apakah hanya karena punya satu taman bunga saja berani memikul julukan Bandung kota kembang alias “bloemen stad” ?.
Dalam novel karya Remy Sylado yang berjudul “Parisj van Java, Darah, Keringat, Airmata”. Dalam novel ini menunjukan makna yang tersembunyi dari julukan Bandung kota kembang itu. Dengan latar belakang Hindia-Belanda, khususnya Bandung 1920-an, sepasang kekasih berjuang melawan sekelompok orang yang menjebak mereka dalam dunia “persundalan” (kata ini asli dikutip dari bukunya). Dalam buku karya kuncen Bandung, Haryoto Kunto, dia juga menyinggung soal ini namun tak berani dijabarkan dengan jelas olehnya.
Pada akhir abad ke 19, tepatnya tahun 1896, kampung Bandung (saat itu belum disebut kota) mendadak dapat kehormatan Pengurus Besar Perkumpulan Pengusaha Perkebunan Gula (Bestuur van de Vereniging van Suiker Planters) yang berkedudukan di Surabaya, telah memilih kampung Bandung, buat tempat menyelenggaraan kongresnya yang pertama. “Kota” Bandung kelewat miskin dan sederhana buat memikul tanggung jawab sebagai pemyelenggara kongres. Bahkan pada masa itu orang-orang Belanda luar kota, sering menyebut Bandung sebagai Kottatje (kota mungil).
Akibat kurang komplitnya fasilitas “kota” Bandung maka orang yang paling khawatir pada saat itu adalah Meneer Jacob dari Panitia Kongres Seksi Sibuk. “Bagaimana sih caranya, agar Kongres mencapai sukses?” begitu persoalan teknis yang berkecamuk di otak tuan Jacob. Untunglah datang dewa penolong.
Dia adalah Meneer Schenk, seorang pendahulu Preanger Planters ( Tuan perkebunan/onderneming) di Priangan yang terkenal royal. Buat memeriahkan dan mensukseskan kongres, diboyongnya segudang Noni cantik Indo Belanda anak jadul dari Perkebunan Pasirmalang, buat menghibur peserta kongres. Maka dapat diramalkan dengan segera bahwa penyelenggaraan kongres menjadi ‘beres’ dan ’sukses besar’. Memang buat para Pengusaha Perkebunan Gula yang kebanyakan datang dari kota-kota Jawa Tengah dan Jawa Timur, berkongres di Bandung, benar-benar merasa “lekker kost zonder ongkos”.
Melalui mulut para peserta kongres inilah, Bandung disebut sebagai “De Bloem der Indische Bergsteden” (bunganya kota pegunungan di Hindia Belanda). Masih belum jelas apakah “Bloem” (bunga/kembang) yang diucapkan oleh para Pengusaha Perkebunan Gula ini, ditujukan kepada kota Bandung, ataukah gelar tersebut “persembahan” buat Noniek Noniek Geulis Indo Belanda dari Onderneming Pasirmalang? Entahlah cuma sejarah jualah yang lebih tahu. (Haryoto Kunto: Wajah bandoeng Tempo Doeloe)
Tety Kadi pernah menyanyikan lagu dengan syair seperti ini,
Kota kembang yang selalu sangat kurindukan
Disana aku dilahirkan, diasuh ayah bunda
Tiada pernah aku lupakan hingga dewasa…
Kalau menurut orang Sunda,
“henteu bukti henteu nyata, eta bohong ngarana” (tidak ada bukti, tidak nyata, itu bohong namanya). Bandung kota kembang, kata siapa?
Kutipan:
Haryoto Kunto, “Wajah Bandoeng Tempo Doeloe”
Remy Sylado, “Parisj van Java, Darah, Keringat, Airmata”














